Kegiatan

Djadoel Competition: Unjuk Kebersamaan Di Dalam Kampus Cor Jesu

Untuk memperingati hari Kemerdekaan, banyak hal yang dapat kita lakukan seperti lomba 17-an dan mengadakan upacara. Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan kali ini, kampus Cor Jesu secara serempak mendapat satu kesempatan untuk mengadakan sebuah kompetisi besar yakni Djadoel Competition Ke-3 pada tanggal 14 Agustus 2017.

Acara ini berlangsung mulai pukul 07.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Di dalam kompetisi ini terdapat 18 jenis permainan berbeda dan kami akan membahas salah satunya.. Kompetisi ini diikuti oleh seluruh warga kampus Cor Jesu mulai TK, SD, SMP, SMA, SMK yang terlibat aktif dalam perlombaan ini.  Djadoel Competition diadakan untuk mempererat tali persaudaraan antar jenjang pendidikan di kawasan kampus Cor Jesu dan yang pasti untuk lebih memperkenalkan jenis permainan zaman dahulu yang saat ini mulai punah. Permainan ini juga melatih siswa untuk bisa jujur, disiplin, serta kompak dalam satu tim. Seluruh warga kampus Cor Jesu terlibat aktif dalam acara ini, seluruh peserta menikmati perlombaan walaupun hari mulai menjelang siang.

Saat pagi hari, peserta berbaris di lapangan untuk berkumpul bersama anggota kelompoknya. Setelah semua kelompok diabsen, mereka segera menuju ke tempat perlombaan yang sudah dirundingkan dahulu per kelompok. Dalam Djadoel Competition terdapat salah satu permainan estafet karet yang bisa dibilang sebagai permainan masa lampau dan sering kita temui dalam berbagai perlombaan. Estafet karet adalah permainan yang terlihat mudah tetapi tidak semudah kelihatannya, estafet karet memerlukan 3 kelompok untuk dapat saling bersaing dalam menyalurkan atau mengestafetkan karet, permainan ini membutuhkan kurang lebih 16 orang dan 1 pemimpin dalam satu kelompok dan mereka harus bekerja sama untuk menjadi pemenang. Karet terbanyak yang terkumpul dari tiap kelompok ialah pemenangnya, bagi pemenang akan mendapatkan poin 150 sedangkan yang kalah akan mendapatkan poin 50, poin tersebut dikumpulkan dari setiap kelompok untuk memperebutkan posisi pemenang dalam Djadoel Competition. Peserta tak seenaknya dalam bermain, permainan ini juga memiliki beberapa aturan diantaranya yakni; jika karet terjatuh harus mengulang dari awal, yang paling cepat ialah pemenangnya dan dilarang menggunakan tangan dalam bermain. Jika ada kelompok yang melakukan kecurangan maka kelompok tersebut akan didiskualifikasi.

“Permainan ini untuk melatih motorik anak dan kekompakan tim” ujar Avanda Vini selaku salah satu panitia estafet karet. Selain itu Avanda Vini juga mengatakan bahwa semua peserta bisa bermain bersama dan melengkapi satu dengan yang lain, para panitia juga ikut senang. Hasil pemenang dari Djadoel Competition akan diumumkan pada akhir upacara yang berlangsung pada tanggal 17 Agustus 2017. Dari jumlah poin yang terkumpul akan dipilih 3 pemenang dan mereka senang bisa mendapatkan juara dalam Djadoel Competition, merekapun berkumpul untuk berfoto bersama, lalu meninggalkan sekolah dan pulang ke rumah masing-masing. Dari berita diatas, kita harus bisa menghargai para pahlawan kita yang telah berjuang untuk meraih cita-cita bangsa dan juga untuk mengharumkan nama negara Indonesia.

Nah itulah ulasan kami seputar Djadoel Competition, baca juga berita dari redaksi lainnya. Sekilas dari kami selaku panitia Djadoel Competition, terima kasih…

Maria Carmelita Angela 8B/18

Vincentius David 8B/28

Jennifer P 9C/13