Kegiatan

Barongsai Spesial dari Madiun

Pada tanggal 17 Februari 2017, diadakan pertunjukan barongsai yang berasal dari Madiun. Kelompok barongsai ini diundang oleh pihak SMK Cor Jesu namun karena mereka tidak memiliki lapangan yang cukup, pertunjukan barongsai tersebut diadakan di lapangan basket SMPK Cor Jesu.

Untuk sampai ke Malang, kelompok barongsai ini harus menempuh perjalanan 5 setengah jam yang melelahkan. Pertunjukan ini dimulai pukul 08.00, yang para pemainnya merupakan siswa-siswa SMPK Santo Bernardus Madiun.

Apakah kalian suka menonton barongsai? Barongsai adalah sejenis hewan seperti naga yang oleh rakyat Tionghoa jaman dahulu digunakan untuk mengusir Nian (Roh Jahat). Nian tidak suka warna merah dan bunyi-bunyian. Maka dari itu, Barongsai digunakan untuk mengusir atau menolak bala.

Sebelum melakukan pertunjukan ini, pasti ada latihan terlebih dahulu. Dalam latihan juga pasti ada kesulitan, seperti anak yang susah diatur. Mereka berlatih selama kurang lebih 5 bulan. Di SMPK Bernardus Madiun juga diadakan ekstra Barongsai yang ramai peminat.

Kelompok Barongsai ini memiliki pelatih bernama Harnilco dan diketuai oleh Felix (kelas 9) dan wakil yang bernama Dito (kelas 9) yang menjadi wakil sejak kelas 7.

Dalam Barongsai, orang yang ingin mengikuti pertunjukkan ini harus berusia minimal 10 tahun dan maksimal 60 tahun. Peserta Barongsai yang mengikuti pertunjukan di Malang berjumlah 18 orang. Mereka semua memiliki impian yaitu untuk merayakan imlek dan membangun persaudaraan antar sekolah ursulin.

Untuk menampilkan pertunjukan ini, dibutuhkan biaya yang besar. Peralatan yang digunakan juga dibuat dari tahun 2009 dan ekstra barongsai dilakukan secara rutin.

Dalam mementaskan pertunjukan barongsai, pasti ada rasa gugup, namun mereka tetap senang karna dapat menampilkan yang terbaik. Pertunjukan berlangsung dengan meriah. Terdapat 5 barongsai yang menunjukkan atraksi mereka. Mulai dari menari, sampai naik ke atas meja yang tinggi. Pertunjukan ini diiringi tabuhan genderang, gong kecil, dan instrumen lainnya.

Setelah itu, barongsai diarak mendekat ke penonton. Penonton ada yang memberi angpao, takut, terkejut, dan senang. Pertunjukan barongsai yang cukup memuaskan meskipun kita harus rela duduk di bawah teriknya matahari.

Setelah pertunjukan barongsai selesai, acara dilanjutkan dengan pertandingan basket antara SMPK Cor Jesu dan SMPK Bernardus Madiun. Kegiatan ini dilakukan untuk memupuk persaudaraan antar sekolah Ursulin yang ada di Indonesia. Setelah semua kegiatan berakhir, kita semua pulang dengan membawa rasa bahagia. Kelompok barongsai tadi beristirahat di biara dan perhotelan SMK Cor Jesu. Dengan adanya pertunjukan ini, kita bisa terinspirasi dari orang lain.